Kamis, 27 Mei 2010

Mengapa Kita Harus Belajar Ilmu Sains ?


Bagi kalangan anak muda, mungkin bertanya-tanya “mengapa saya harus belajar ilmu Sains?”. Anda bisa mendapatkan jawaban tersebut dengan cara pergi ke Bimbingan Konseling atau tanya langsung ke Guru Sains. Namun, bagaimana jika Anda tidak berani bertanya karena gurunya yang galak dan tak ramah? Jangan khawatir. Dengan membaca artikel ini, mungkin akan membuka sedikit wawasan Anda.

Ilmu Sains pada umumnya dibagi menjadi 3. Yaitu Fisika, Biologi, dan Kimia. Ketiga bidang ini sangat berkaitan erat antara satu dengan yang lainnya. Inilah yang menyebabkan bahwa Sains adalah pelajaran yang menyenangkan.

Hampir semua ilmu Sains diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Misalnya saja Fisika. Dalam kehidupan sehari-hari, yaitu ketika Anda menaiki sepeda motor, mengapa ketika Anda naik sendiri dengan ketika berboncengan masih lebih irit ketika naik sendiri? Atau Biologi. Misalnya ada pertanyaan, mengapa kita dianjurkan minum air minimal 2 liter setiap harinya? Bisa juga Kimia. Mengapa pipa PAM yang ada di bawah tanah tidak berkarat? Padahal apabila berkarat akan menimbulkan kebocoran pipa? Semua itu bisa dijawab dengan menggunakan ilmu Sains.

Bagi Anda yang menganggap “Sains itu Sulit” itu adalah hal yang salah. Kesulitan datang karena tidak adanya rasa percaya diri yang timbul dalam diri kita. Banyak sarana penunjang belajar kita dalam belajar ilmu Sains. Namun, kita masih belum pandai untuk memanfaatkannya.

Ilmu Sains bukan hanya Ilmu membaca. Tetapi ilmu Sains adalah ilmu eksperimen. Dengan melakukan eksperimen, kita dapat menentukan sifat suatu benda dan menentukan suatu rumus. Setelah kita melakukan eksperimen, terciptalah suatu materi atau deskripsi yang banyak kita pelajari saat ini.

Lantas apa sih pentingnya belajar ilmu Sains? Untuk menjawab pertanyaan ini simak ulasan berikut ini.

  • Bidang Fisika

Bagi sebagian orang, mungkin Fisika adalah momok yang menakutkan karena penuh dengan rumus-rumus yang terkesan mbulet. Kata-kata mbulet disini terjadi karena kita yang tidak mau membaca dan memahami materi. Kita hanya melihat sekilas saja dan langsung menyimpulkan “rumus mbulet”. Ini adalah salah. Bacalah berulang-ulang hingga Anda mengerti. Dua kali, tiga kali, empat kali, tak masalah. Karena setiap orang memiliki kecerdasan otak berbeda. Manfaat belajar fisika antara lain:

  1. Mengetahui cara berlindung dari petir
  2. Mengetahui jarak tempuh dalam perjalanan
  3. Mengetahui indicator penerangan lampu pada waktu hujan
  4. Mengetahui cara mengatasi anak yang sedang sakit panas
  5. Membuat rel kereta api
  6. Dapat menentukan jarak menginjak rem yang tepat agar tidak tertabrak
  7. Menghindari setruman
  8. Mengetahui cara menghemat BBM
  9. Dan masih banyak lagi

Semua fungsi diatas dipelajari di dalam setiap bab Fisika. Baik tingkat SMP, SMA, bahkan Perguruan Tinggi. Disini tidak dijelaskan secara detail karena ini merupakan motivasi saja bagi Anda.

  • Bidang Biologi

Semua yang ada di tubuh kita dipelajari dalam Biology. Misal bernafas, tumbuh, berkembang biak dan lain-lain. Dengan belajar biologi, manfaat yang kita peroleh antara lain:

  1. Mengetahui cara menjaga kesehatan tubuh
  2. Mengetahui cara mencegah penularan penyakit mematikan
  3. Memecahkan mitos-mitos tradisi tentang kesehatan tubuh
  4. Kelebihan dan Kelemahan penggunaan obat
  5. Mengetahui hal-hal yang dapat mengurangi kecerdasan otak
  6. Meneliti mengapa makanan ada yang haram ada yang halal (bagi muslim)
  7. Cara memilih makanan sehat
  8. Dan masih banyak lagi

Semua fungsi diatas dipelajari di dalam setiap bab Biologi. Baik tingkat SMP, SMA, bahkan Perguruan Tinggi. Disini tidak dijelaskan secara detail karena ini merupakan motivasi saja bagi Anda.

  • Bidang Kimia

Penggunaan bahan Kimia dalam kehidupan sehari-hari harus hati-hati. Misal ada mitos: “jangan membakar baterai nanti meletus”. Memang benar. Tapi apakah yang menyebabkan betarai meletus? Semua bisa dipelajari dalam ilmu kimia. Manfaat yang diperoleh dari belajar ilmu kimia adalah

  1. Mengetahui bahwa unsure tertentu sangat reaktif (menimbulkan ledakan)
  2. Hati-hati dalam menggunakan bahan kimia
  3. Mengetahui bahan kimia yang dapat merusak kulit
  4. Bahan pembuatan obat
  5. Pembuatan pemanis buatan
  6. Pembuatan pewarna buatan
  7. Mengetahui cara pencegahan perkaratan besi
  8. Dan masih banyak lagi

Semua fungsi diatas dipelajari di dalam setiap bab Kimia. Baik tingkat SMP, SMA, bahkan Perguruan Tinggi. Disini tidak dijelaskan secara detail karena ini merupakan motivasi saja bagi Anda.

Bagaimana teman-teman? Tertarik untuk belajar Sains? Bagi teman-teman yang belum paham atau menemukan kesulitan atau mau sharing tentang Sains, silahkan comment atau kirim pertanyaan via e-mail bulanrahmatsetyadi@gmail.com. Pasti dibalas kok. . Sampai Jumpa. . Semoga berguna. .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar